✈️  INDONESIA

Bandara Radin Inten II Lampung (TKG): Gerbang Sumatera Bagian Selatan dan Way Kambas | Info Terbaru 2026

Bandara Radin Inten II (kode IATA: TKG) adalah bandar udara utama yang melayani Kota Bandar Lampung dan Provinsi Lampung. Terletak di kawasan Branti, Kabupaten Lampung Selatan, bandara ini menjadi pintu gerbang udara bagi provinsi di ujung selatan Pulau Sumatera — menghubungkan Lampung dengan Jakarta, Surabaya, Palembang, dan kota-kota besar lainnya.

Bandar Udara Internasional Rad

Nama Resmi

TKG

Kode IATA

WILL

Kode ICAO

Branti, Natar, Lampung Selatan

Lokasi

Nama bandara diambil dari Raden Intan II, pahlawan nasional asal Lampung yang gugur dalam perlawanan melawan kolonial Belanda pada abad ke-19. Nama pahlawan daerah ini menjadi kebanggaan masyarakat Lampung dan melekat kuat dalam identitas bandara.

Panduan ini menyajikan informasi lengkap tentang bandara Radin Inten II: data umum dan fasilitas terminal, tarif parkir termasuk parkir inap bandara, transportasi dari bandara ke pusat Kota Bandar Lampung, maskapai dan rute penerbangan, rekomendasi hotel dekat bandara, hingga destinasi wisata unggulan Lampung seperti Way Kambas dan Pulau Pahawang.

Informasi Umum Bandara Radin Inten II

Bandara Radin Inten II berlokasi di Branti, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, sekitar 23 km dari pusat Kota Bandar Lampung. Bandara ini dikelola oleh InJourney Airports dan berstatus sebagai bandar udara internasional.

Nama ResmiBandar Udara Internasional Radin Inten II
Kode IATATKG
Kode ICAOWILL
LokasiBranti, Natar, Lampung Selatan, Lampung
Jarak dari Pusat KotaSekitar 23 km (35–50 menit perjalanan darat)
PengelolaInJourney Airports
Jumlah Terminal1 terminal terpadu (domestik & internasional)
Landasan Pacu3.000 m × 45 m, aspal

Landasan pacu sepanjang 3.000 meter memungkinkan bandara ini didarati pesawat berbadan lebar, mendukung status internasionalnya. Letaknya yang strategis di jalur lintas Sumatera menjadikan bandara ini penting bagi mobilitas masyarakat Lampung — provinsi dengan penduduk lebih dari 9 juta jiwa dan ekonomi yang terus tumbuh.

✈️ Bandara Radin Inten II Sekilas

Kode IATA

TKG

Terminal

1 Terpadu

Transportasi

Taksi & Damri

Jarak ke Kota

± 23 km

Terminal Bandara Radin Inten II

Terminal penumpang Bandara Radin Inten II adalah terminal terpadu yang melayani penerbangan domestik dan internasional. Terminal ini telah mengalami pengembangan untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan, dengan desain interior yang memadukan unsur modern dan motif budaya Lampung seperti kain tapis.

Area keberangkatan dilengkapi konter check-in maskapai, area pemeriksaan keamanan, dan ruang tunggu (boarding lounge) yang nyaman dengan papan informasi penerbangan digital. Untuk penerbangan internasional, tersedia fasilitas imigrasi dan bea cukai.

Fasilitas penunjang meliputi mushala yang nyaman, toilet bersih termasuk toilet disabilitas, ruang menyusui, area bermain anak, ruang kesehatan, dan ruang VIP. Di area kedatangan, tersedia konter taksi resmi, layanan sewa mobil, dan informasi pariwisata Lampung.

Salah satu daya tarik terminal ini adalah area pameran budaya Lampung — ukiran, kain tapis, dan foto destinasi wisata seperti Way Kambas dan Krakatau dipajang untuk menyambut wisatawan yang baru tiba di Bumi Ruwa Jurai.

Parkir di Bandara Radin Inten II

Area parkir bandara menyediakan lahan untuk sepeda motor dan mobil dengan sistem tarif progresif. Bagi Anda yang meninggalkan kendaraan selama beberapa hari, tersedia layanan parkir inap bandara yang lebih hemat untuk durasi lama.

Sebagai acuan umum tarif parkir bandara di Indonesia: sepeda motor sekitar Rp5.000 untuk jam pertama dan Rp2.000–Rp3.000 per jam berikutnya, sedangkan mobil sekitar Rp10.000–Rp15.000 untuk jam pertama dan Rp5.000–Rp10.000 per jam berikutnya. Tarif parkir inap bandara untuk mobil umumnya berkisar Rp80.000–Rp100.000 per hari, dan untuk motor sekitar Rp25.000–Rp40.000 per hari.

Tarif dapat berubah mengikuti kebijakan pengelola — periksa papan tarif resmi di pintu masuk parkir. Area parkir dijaga petugas keamanan 24 jam dan dilengkapi CCTV. Simpan karcis parkir Anda dan jangan tinggalkan barang berharga di dalam kendaraan.

Untuk antar-jemput cepat, gunakan zona drop-off di depan terminal agar tidak perlu masuk area parkir berbayar.

Transportasi dari dan ke Bandara Radin Inten II

Jarak sekitar 23 km ke pusat Kota Bandar Lampung ditempuh dalam 35–50 menit tergantung lalu lintas. Berikut pilihan transportasinya:

1. Taksi bandara resmi. Konter taksi resmi di area kedatangan dengan tarif berdasarkan zona. Tarif ke pusat Kota Bandar Lampung umumnya berkisar Rp100.000–Rp150.000. Taksi resmi memberikan kepastian tarif dan keamanan.

2. Bus Damri bandara. Layanan bus Damri bandara menghubungkan bandara dengan pusat kota (kawasan Tanjung Karang) dengan tarif terjangkau — pilihan favorit pelancong hemat dan mahasiswa.

3. Travel dan shuttle. Banyak agen travel melayani rute bandara–kota maupun bandara ke kota-kota lain di Lampung seperti Metro, Kalianda, dan Pringsewu dengan sistem shuttle berjadwal.

4. Ojek online dan sewa mobil. Grab dan Gojek beroperasi di Bandar Lampung. Untuk menjelajahi wisata Lampung seperti Way Kambas atau Pahawang, sewa mobil dengan sopir dari bandara adalah pilihan paling praktis.

Tips: Bandar Lampung terkenal dengan kemacetan di jam sibuk, terutama di kawasan Tanjung Karang. Berikan jeda waktu cukup jika mengejar penerbangan.

Fasilitas dan Layanan

Bandara Radin Inten II dilengkapi fasilitas modern untuk kenyamanan penumpang:

ATM center dan money changer. Mesin ATM dari berbagai bank dan layanan penukaran valuta asing tersedia di area terminal.

Kuliner khas Lampung. Area food court menyajikan kuliner lokal seperti seruit (pepaya muda dengan sambal terasi dan ikan bakar), sate ikan, tempoyak, dan kopi robusta Lampung yang terkenal. semangkuk bakso Sony juga menjadi favorit.

WiFi gratis. Akses internet gratis tersedia di seluruh area terminal.

Pusat oleh-oleh. Gerai oleh-oleh menjual kain tapis, kopi robusta Lampung, keripik pisang aneka rasa, dodol, dan manisan.

Fasilitas lain: mushala, ruang menyusui, ruang kesehatan, layanan porter, konter informasi pariwisata Lampung, dan area merokok terpisah.

Maskapai Penerbangan dan Rute

Bandara Radin Inten II dilayani oleh sejumlah maskapai dengan rute domestik yang padat. Rute Bandar Lampung–Jakarta adalah rute tersibuk, dilayani oleh Lion Air, Batik Air, Garuda Indonesia, Citilink, dan Super Air Jet dengan banyak frekuensi setiap hari dan durasi penerbangan sekitar 50 menit — salah satu rute tersibuk di Indonesia.

Rute penting lainnya meliputi Bandar Lampung–Surabaya (Lion Air), Bandar Lampung–Yogyakarta, Bandar Lampung–Palembang, Bandar Lampung–Batam, dan Bandar Lampung–Medan. Sriwijaya Air juga melayani beberapa rute dari bandara ini.

Sebagai bandara berstatus internasional, Radin Inten II memiliki fasilitas untuk melayani penerbangan internasional, dengan rute internasional yang bersifat musiman dan charter — termasuk penerbangan umrah.

Karena frekuensi penerbangan Jakarta–Lampung sangat tinggi, harga tiket pada rute ini relatif kompetitif. Pesan tiket jauh-jauh hari untuk mendapatkan harga terbaik, terutama pada musim liburan dan Lebaran ketika permintaan melonjak.

Hotel di Sekitar Bandara Radin Inten II

Sebagian besar hotel berada di Kota Bandar Lampung, sekitar 35–50 menit dari bandara. Berikut rekomendasi hotel dekat bandara Radin Inten II:

Novotel Lampung — hotel berbintang di pusat kota dengan fasilitas lengkap. Emersia Hotel & Resort — hotel modern dengan kolam renang dan lokasi strategis. Radisson Lampung Kedaton — pilihan premium untuk perjalanan bisnis.

Untuk bujet hemat, tersedia banyak hotel melati dan guest house di kawasan Natar yang lebih dekat ke bandara, serta di pusat kota Tanjung Karang. Jika penerbangan Anda pagi hari, menginap di area Natar dapat memangkas waktu tempuh.

Pada musim liburan panjang dan Lebaran, arus penumpang di bandara ini meningkat drastis — pesan hotel dan tiket pesawat jauh-jauh hari.

Wisata Unggulan dari Bandara Radin Inten II

Lampung menyimpan kekayaan wisata alam yang luar biasa. Dari bandara, Anda dapat memulai petualangan ke:

Taman Nasional Way Kambas — rumah bagi gajah Sumatera dan badak Sumatera, sekitar 2–3 jam dari Bandar Lampung. Pusat konservasi gajah di sini terkenal dengan atraksi gajah terlatih. Pulau Pahawang — surga snorkeling dengan air jernih dan taman bawah laut, dapat dicapai sekitar 1–1,5 jam perjalanan darat plus perahu.

Teluk Kiluan — spot menyaksikan lumba-lumba liar di habitat aslinya, pengalaman yang tak terlupakan. Gunung Krakatau — trip wisata ke gugusan Krakatau dapat diatur dari Bandar Lampung dengan perahu cepat. Pantai Tanjung Setia di Pesisir Barat — surga surfing kelas dunia dengan ombak yang menantang.

Untuk wisata budaya, kunjungi Menara Siger — ikon Lampung di titik nol kilometer Sumatera, dan Museum Lampung untuk mengenal sejarah dan budaya Ruwa Jurai.

Sejarah Bandara Radin Inten II

Sejarah Bandara Radin Inten II bermula pada era 1940-an ketika lapangan terbang ini dibangun sebagai pangkalan militer. Seiring perkembangan Kota Bandar Lampung dan Provinsi Lampung, bandara ini kemudian dikembangkan menjadi bandar udara sipil yang melayani penerbangan komersial.

Nama Raden Intan II disematkan untuk menghormati pahlawan nasional asal Lampung yang gugur pada tahun 1856 dalam perlawanan terhadap kolonial Belanda. Semangat perjuangan Raden Intan II menjadi inspirasi bagi masyarakat Lampung hingga kini.

Pada tahun 2019, bandara ini resmi menyandang status internasional setelah melalui serangkaian peningkatan fasilitas, termasuk perpanjangan landasan pacu hingga 3.000 meter dan modernisasi terminal penumpang. Status internasional membuka peluang bagi Lampung untuk terhubung langsung dengan negara-negara tetangga serta melayani penerbangan umrah dan haji.

Pengembangan bandara terus berlanjut seiring pertumbuhan ekonomi Lampung yang pesat — didorong oleh sektor pertanian, perkebunan kopi dan lada, serta pariwisata yang semakin berkembang. Bandara Radin Inten II kini menjadi salah satu bandara tersibuk di Sumatera dengan jutaan penumpang setiap tahunnya.

Tips Bepergian via Bandara Radin Inten II

Agar perjalanan Anda melalui Bandara Radin Inten II berjalan lancar, perhatikan beberapa tips berikut:

Datang lebih awal. Untuk penerbangan domestik, tiba minimal 2 jam sebelum jadwal keberangkatan. Pada musim liburan, Lebaran, dan Natal-Tahun Baru, antrean check-in dan pemeriksaan keamanan bisa lebih panjang dari biasanya.

Perhatikan lalu lintas kota. Kemacetan di Bandar Lampung, terutama di kawasan Tanjung Karang dan Jalan Raden Intan, dapat menambah waktu tempuh ke bandara secara signifikan. Berangkatlah 1 jam lebih awal dari perkiraan normal jika bepergian di jam sibuk pagi atau sore hari.

Siapkan uang tunai secukupnya. Meskipun pembayaran digital semakin umum, beberapa layanan seperti taksi konvensional, warung makan di luar terminal, dan angkutan lokal masih mengandalkan uang tunai.

Manfaatkan fasilitas bandara. Jika memiliki waktu tunggu lama, jelajahi area terminal — cicipi kuliner khas Lampung di food court, beli oleh-oleh kain tapis dan kopi robusta, atau sekadar bersantai di ruang tunggu yang nyaman sambil menikmati WiFi gratis.

Cek cuaca dan jadwal. Pada musim hujan, penerbangan dari dan ke Lampung sesekali mengalami keterlambatan. Pantau status penerbangan melalui aplikasi maskapai dan aktifkan notifikasi agar tidak ketinggalan informasi.

Pertanyaan Umum

Apa kode IATA Bandara Radin Inten II?

Kode IATA-nya adalah TKG dengan kode ICAO WILL. Bandara ini terletak di Branti, Natar, Lampung Selatan, dan melayani Kota Bandar Lampung.

Berapa jarak bandara ke pusat Kota Bandar Lampung?

Sekitar 23 km dengan waktu tempuh 35–50 menit perjalanan darat, tergantung kondisi lalu lintas.

Berapa lama penerbangan Jakarta–Bandar Lampung?

Hanya sekitar 50 menit — salah satu rute domestik tersingkat dan tersibuk di Indonesia dengan banyak pilihan maskapai.

Bagaimana cara termurah dari bandara ke kota?

Bus Damri bandara adalah pilihan termurah dan nyaman. Travel shuttle juga tersedia dengan tarif terjangkau.

Apakah Bandara Radin Inten II melayani penerbangan internasional?

Ya, bandara ini berstatus internasional dengan fasilitas imigrasi dan bea cukai, melayani penerbangan internasional musiman dan charter termasuk umrah.

Kesimpulan

Bandara Radin Inten II (TKG) adalah gerbang udara utama Provinsi Lampung dengan konektivitas domestik yang sangat padat — terutama rute Jakarta yang dilayani banyak maskapai setiap hari. Fasilitas terminal yang modern, pilihan transportasi darat yang beragam, dan lokasinya yang strategis menjadikan bandara ini titik awal ideal untuk menjelajahi keindahan Lampung.

Tips: datang 2 jam sebelum penerbangan domestik, manfaatkan bus Damri untuk hemat biaya, dan sempatkan mencicipi kopi robusta Lampung serta seruit sebelum terbang. Selamat menjelajahi Bumi Ruwa Jurai!

Butuh pilihan penerbangan yang lebih banyak? Bandara terbesar di Indonesia adalah Bandara Soekarno Hatta, dengan rute ke seluruh dunia.

Bandara lain di Indonesia

Semua bandara di Indonesia