✈️ INDONESIA
Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya (PKY): Gerbang Kalimantan Tengah dan Taman Nasional Sebangau (Panduan lengkap 2026)
Bandara Tjilik Riwut dengan kode IATA PKY adalah bandara utama yang melayani Kota Palangka Raya, ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah. Terletak di jantung Pulau Kalimantan, bandara ini menjadi gerbang bagi perjalanan bisnis, pemerintahan, dan wisata ke kota cantik yang dibelah Sungai Kahayan serta pintu masuk menuju pedalaman Dayak.
Bandar Udara Tjilik Riwut
Nama resmi
PKY
Kode IATA
WAOP
Kode ICAO
Palangka Raya, Kalimantan Teng
Lokasi
Nama bandara diambil dari Tjilik Riwut, gubernur pertama Kalimantan Tengah dan pahlawan nasional. Dengan terminal baru yang megah dan landasan pacu 2.600 meter, bandara Palangka Raya kini tampil sebagai salah satu bandara terbaik di Kalimantan.
Panduan lengkap ini membahas bandara Tjilik Riwut: informasi umum, sejarah, terminal, tarif parkir, transportasi, fasilitas, maskapai, hotel dekat bandara Tjilik Riwut, hingga destinasi wisata di Palangka Raya. Simak terus.

Informasi Umum Bandara Tjilik Riwut
Berikut data pokok bandara Tjilik Riwut (PKY):
| Nama resmi | Bandar Udara Tjilik Riwut |
| Kode IATA | PKY |
| Kode ICAO | WAOP |
| Lokasi | Palangka Raya, Kalimantan Tengah |
| Jarak ke pusat kota | Sekitar 9 km (15–20 menit berkendara) |
| Pengelola | InJourney Airports (PT Angkasa Pura Indonesia) |
| Landasan pacu | 2.600 m × 45 m |
| Terminal | 1 terminal baru yang modern |
| Status | Bandara domestik |
✈️ Bandara Tjilik Riwut Sekilas
Sejarah Bandara Tjilik Riwut
Bandara Tjilik Riwut dinamai dari Tjilik Riwut (1918–1987), gubernur pertama Kalimantan Tengah yang juga pahlawan nasional. Beliau adalah tokoh sentral dalam perjuangan kemerdekaan di Kalimantan dan pendiri Kota Palangka Raya.
Palangka Raya sendiri adalah kota yang unik: dibangun dari nol di tengah hutan Kalimantan pada tahun 1957 atas gagasan Presiden Soekarno, yang bahkan sempat mempertimbangkannya sebagai calon ibu kota Indonesia. Bandara menjadi infrastruktur vital yang menghubungkan kota terencana ini dengan dunia luar.
Seiring pertumbuhan kota dan statusnya sebagai pusat pemerintahan provinsi, bandara lama tidak lagi memadai. Pemerintah membangun terminal baru yang megah dengan arsitektur yang terinspirasi rumah adat Dayak — atapnya yang menjulang mengingatkan pada bentuk Huma Betang (rumah panjang Dayak). Terminal baru ini diresmikan pada akhir 2010-an dan menjadi kebanggaan masyarakat Kalimantan Tengah.
Kini bandara Tjilik Riwut melayani ratusan ribu penumpang per tahun dengan pertumbuhan stabil, didukung aktivitas pemerintahan, bisnis kehutanan dan perkebunan, serta wisata budaya Dayak yang kian populer.
Terminal Bandara Tjilik Riwut
Terminal bandara Tjilik Riwut yang baru adalah salah satu terminal bandara daerah termegah di Indonesia. Desainnya memadukan arsitektur modern dengan ukiran dan motif Dayak yang kental — pilar-pilar berukir, ornamen burung enggang (tingang), dan warna-warna hangat kayu ulin menciptakan suasana yang khas dan megah.
Fasilitas terminal meliputi konter check-in yang luas, pemeriksaan keamanan, ruang tunggu keberangkatan yang nyaman dengan pemandangan landasan, musala, toilet bersih, ruang menyusui, dan area pengambilan bagasi yang efisien. Area komersial menawarkan gerai makanan, kopi, dan toko suvenir.
Di area kedatangan tersedia konter taksi resmi, layanan sewa mobil, ATM, dan pusat informasi wisata Kalimantan Tengah. Petugas siap membantu wisatawan yang ingin menjelajah Palangka Raya dan sekitarnya.
Terminal ini juga dilengkapi garbarata sehingga penumpang tidak perlu berjalan di bawah terik matahari Kalimantan saat boarding. Secara keseluruhan, pengalaman di terminal Tjilik Riwut terasa premium untuk ukuran bandara kota menengah.
Parkir di Bandara Tjilik Riwut
Area parkir bandara Tjilik Riwut luas dan tertata, berada di depan terminal baru. Sistem parkir menggunakan portal otomatis dengan opsi pembayaran tunai dan non-tunai.
Gambaran tarif parkir inap bandara Tjilik Riwut (dapat berubah, cek informasi resmi di lokasi):
| Jenis kendaraan | Tarif awal | Tarif inap (per 24 jam) |
|---|---|---|
| Mobil | Sekitar Rp8.000–Rp10.000 (jam pertama) | Sekitar Rp50.000–Rp70.000 |
| Motor | Sekitar Rp4.000–Rp5.000 (jam pertama) | Sekitar Rp20.000–Rp30.000 |
Layanan parkir inap bandara tersedia untuk perjalanan beberapa hari dengan pengawasan 24 jam. Zona drop-off di depan terminal memudahkan antar-jemput cepat tanpa biaya parkir.
Transportasi dari Bandara Tjilik Riwut
Pilihan transportasi dari bandara Tjilik Riwut ke pusat Kota Palangka Raya:
1. Taksi bandara. Taksi resmi dengan sistem kupon tersedia di area kedatangan. Tarif ke pusat kota sekitar Rp70.000–Rp100.000 dengan waktu tempuh 15–20 menit.
2. Ojek/taksi online. Layanan transportasi online beroperasi di Palangka Raya dengan tarif lebih murah, sekitar Rp25.000–Rp45.000 ke pusat kota.
3. Sewa mobil. Sewa mobil di bandara Tjilik Riwut tersedia dari agen lokal. Tarif harian sekitar Rp400.000–Rp600.000. Sangat berguna jika berencana ke Taman Nasional Tanjung Puting (via Pangkalan Bun, ±5 jam) atau menjelajah pedalaman.
4. Angkutan kota dan travel. Angkot dan layanan travel melayani rute ke berbagai tujuan di Kalimantan Tengah, termasuk ke Sampit, Pangkalan Bun, dan Kuala Kurun.
Tips: Palangka Raya adalah kota yang luas dengan jarak antar-titik cukup jauh — pertimbangkan sewa kendaraan jika berencana mengunjungi banyak destinasi.

Fasilitas dan Layanan Bandara Tjilik Riwut
Fasilitas bandara Tjilik Riwut terbilang lengkap: musala yang luas dan nyaman, toilet bersih, ruang menyusui, area bermain anak, dan klinik kesehatan.
Gerai kuliner menyajikan makanan lokal dan nasional. Toko suvenir menjual kerajinan khas Dayak: ukiran kayu, manik-manik, mandau mini (pedang tradisional Dayak), kain tenun, dan madu hutan Kalimantan. ATM tersedia di area kedatangan.
WiFi gratis dapat diakses di seluruh terminal. Lounge eksekutif tersedia bagi penumpang premium. Layanan kursi roda gratis dapat diminta melalui maskapai.
Maskapai dan Rute Penerbangan
Rute utama dari bandara Palangka Raya adalah Palangka Raya–Jakarta yang dilayani Lion Air, Batik Air, Citilink, dan Super Air Jet. Rute penting lainnya: Palangka Raya–Surabaya, Palangka Raya–Balikpapan, dan Palangka Raya–Banjarmasin.
Penerbangan perintis ke daerah pedalaman Kalimantan Tengah dilayani maskapai perintis, menghubungkan Palangka Raya dengan kota-kota seperti Muara Teweh, Tamiang Layang, dan Kuala Kurun — vital bagi masyarakat pedalaman.
Jadwal penerbangan ke Palangka Raya tidak sepadat kota besar, jadi pesan tiket lebih awal terutama untuk penerbangan di pagi hari yang menjadi favorit pelaku perjalanan dinas.
Hotel Dekat Bandara Tjilik Riwut
Pilihan hotel dekat bandara Tjilik Riwut:
1. Hotel di pusat Kota Palangka Raya. Kawasan Jalan Yos Sudarso dan sekitarnya (±15–20 menit dari bandara) menawarkan hotel bintang 3–4 dengan tarif Rp350.000–Rp800.000 per malam.
2. Hotel budget. Banyak pilihan hotel melati dan guest house dengan tarif Rp150.000–Rp300.000 per malam di pusat kota.
3. Penginapan tepi Sungai Kahayan. Beberapa hotel menawarkan pemandangan Sungai Kahayan — pengalaman menginap yang berkesan di kota sungai ini.
Sebagian hotel menyediakan antar-jemput bandara. Palangka Raya juga menjadi basis ideal sebelum melanjutkan perjalanan ke Taman Nasional Tanjung Puting.
Sungai Kahayan dan Budaya Dayak: Pesona Palangka Raya
Mendarat di bandara Tjilik Riwut membuka pintu menuju kekayaan budaya dan alam Kalimantan Tengah. Berikut yang sayang dilewatkan:
Susur Sungai Kahayan. Sungai Kahayan membelah Kota Palangka Raya. Naik klotok (perahu tradisional) menyusuri sungai di sore hari adalah pengalaman wajib — saksikan kehidupan tepi sungai, rumah lanting (rumah apung), dan sunset yang memukau dari atas air.
Budaya Dayak. Kunjungi Museum Balanga untuk melihat koleksi artefak Dayak: mandau, perisai, ukiran, dan peralatan ritual. Jika beruntung, Anda bisa menyaksikan pertunjukan tari Dayak atau upacara adat.
Taman Nasional Tanjung Puting. Sekitar 5 jam berkendara ke Pangkalan Bun, taman nasional ini adalah rumah bagi orangutan liar. Tur klotok 2–3 hari menyusuri Sungai Sekonyer untuk melihat orangutan di Camp Leakey adalah salah satu pengalaman ekowisata terbaik di Indonesia.
Kuliner khas. Cicipi juhu singkah (sayur umbut rotan), wadi (ikan fermentasi khas Dayak), dan ikan bakar sungai Kahayan di rumah makan tepi sungai.
Taman Nasional Sebangau. Hanya sekitar 1–1,5 jam dari Palangka Raya, Taman Nasional Sebangau adalah hamparan hutan rawa gambut yang menjadi habitat salah satu populasi orangutan liar terbesar di dunia. Kawasan ini juga penting sebagai penyimpan karbon global. Pengunjung dapat mengikuti tur edukasi menyusuri kanal-kanal gambut dengan klotok sambil mengamati orangutan, bekantan, dan burung-burung eksotis. Kunjungan sebaiknya diatur melalui operator tur resmi atau balai taman nasional karena akses ke zona inti dibatasi untuk konservasi.
Pulau Kaja dan Nyaru Menteng. Bagi pecinta orangutan, kunjungi Pulau Kaja di Sungai Rungan — pulau pra-pelepasliaran tempat orangutan hasil rehabilitasi beradaptasi sebelum dilepas ke hutan. Sementara itu, Nyaru Menteng yang dikelola BOS Foundation adalah pusat rehabilitasi orangutan terkenal yang sesekali membuka kunjungan edukasi terjadwal. Kedua lokasi memberikan wawasan mendalam tentang upaya konservasi orangutan Kalimantan.
Tips Perjalanan via Bandara Tjilik Riwut
Datang 1,5–2 jam sebelum keberangkatan. Bandara tidak terlalu padat, tetapi beri jeda aman terutama saat rombongan dinas berangkat bersamaan.
Siapkan obat anti-nyamuk. Iklim tropis Kalimantan identik dengan nyamuk, terutama jika melanjutkan perjalanan ke pedalaman.
Bawa uang tunai secukupnya. Fasilitas perbankan terbatas di daerah pedalaman Kalimantan Tengah.
Hormati adat Dayak. Minta izin sebelum memotret upacara adat atau memasuki rumah betang. Jangan menyentuh benda-benda ritual tanpa izin.
Cek musim. Musim hujan (Oktober–Maret) bisa menyebabkan banjir di beberapa ruas jalan pedalaman — rencanakan perjalanan darat dengan cermat.
Pertanyaan Umum tentang Bandara Tjilik Riwut
Apa kode bandara Palangka Raya?
Kode IATA bandara Palangka Raya adalah PKY (kode ICAO: WAOP). Nama resminya Bandar Udara Tjilik Riwut.
Berapa jarak bandara Tjilik Riwut ke pusat kota?
Sekitar 9 km atau 15–20 menit berkendara ke pusat Kota Palangka Raya.
Maskapai apa saja yang terbang ke Palangka Raya?
Lion Air, Batik Air, Citilink, dan Super Air Jet, terutama untuk rute Jakarta–Palangka Raya.
Apakah bandara Tjilik Riwut dekat dengan Taman Nasional Tanjung Puting?
Tanjung Puting diakses via Pangkalan Bun (±5 jam berkendara dari Palangka Raya) atau terbang langsung ke Pangkalan Bun (PKN) jika tersedia.
Apa oleh-oleh khas Palangka Raya?
Ukiran kayu Dayak, manik-manik, kain tenun, madu hutan, dan amplang.
Kesimpulan
Bandara Tjilik Riwut (PKY) adalah gerbang modern menuju jantung Kalimantan. Dengan terminal baru berarsitektur Dayak yang megah, fasilitas lengkap, dan lokasi strategis dekat pusat kota, bandara ini memberikan kesan pertama yang luar biasa tentang Kalimantan Tengah.
Dari susur Sungai Kahayan hingga petualangan melihat orangutan di Tanjung Puting, perjalanan Anda dimulai dengan nyaman dari bandara Tjilik Riwut. Selamat menjelajah Bumi Tambun Bungai!
Butuh pilihan penerbangan yang lebih banyak? Bandara terbesar di Indonesia adalah Bandara Soekarno Hatta, dengan rute ke seluruh dunia.
